Setiap tahun antara
350.000 sampai 600.000 orang Amerika menderita penggumpalan darah yang
berbahaya, mengakibatkan paling sedikit 100.000 kematian. Sehubungan denagn
itu, Surgeon General Amerika mengatakan, konsumen dan dokter perlu
meningkatkan kesadaran akan bahaya penggumpalan darah.
Untuk meningkatkan kesadaran dan
pengobatan DVT – deep vein thrombosis dan pulmonary embolism
(PE), akan diadakan program edukasi baru.
DVT terbentuk di pembuluh darah
besar, biasanya di kaki atau selangkangan, dan dapat fatal jika gumpalan darah
bergerak ke paru, yang disebut pulmonary embolism. Penggumpalan darah
ini disebut pembuluh diam-diam dan sulit didiagnosa. Sebagian besar orang tidak
paham, masalah medik ini serius atau apa yang harus dilakukan untuk
mencegahnya.
Faktor risiko terdiri dari : baru
menjalani operasi atau patah tulang, tidak bergerak untuk waktu lama, jatuh
atau tabarakan mobil, kehamilan atau minum pil pengatur kehamilan, atau hormon
menopouse. Risiko meningkat sejalan denagna pertambahan umur. Risiko lebih
tinggi pada orang-orang yang obese atau merokok.
Simptom terdiri dari : bengkak,
sakit terutama di betis, tanda merah atau warna kulit yang tidak sama di
tungkai, napas pendek atau sakit ketika tarik napas panjang.
Orang-orang dengan faktor risiko dan
simptom harus menghubungi dokter atau bagian darurat rumah sakit.
Remember, every day you don't take control of your health and do monitor about your blood pressure is another day you could be risking disaster. Order A&D blood Pressure monitor now. Do it for yourself. Do it for your children. Do it for your family, your friends and everyone else who depends on you emotionally or financially.
Makan Ikan 3 Kali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Stroke
Cambridge, Bila ingin jauh dari risiko stroke, maka
rajin-rajinlah makan ikan. Orang yang makan ikan 2 hingga 3 kali
seminggu memiliki risiko stroke yang rendah ketimbang yang jarang atau
tidak makan ikan sama sekali.
Hal ini berdasarkan kesimpulan dari
analisis 15 studi yang dilakukan pada 400.000 orang usia 30-103 tahun
dan diikuti 4 hingga 30 tahun kemudian untuk melihat apakah ada
partisipan yang menderita stroke.
Takikardia adalah denyut jantung yang lebih cepat daripada denyut jantung
normal. Jantung orang dewasa yang sehat biasanya berdetak 60 sampai 100
kali per menit ketika sedang beristirahat.
Denyut jantung
dikendalikan oleh sinyal-sinyal listrik yang dikirim ke seluruh jaringan
jantung. Takikardia disebabkan oleh suatu kelainan di dalam jantung
sehingga menghasilkan sinyal listrik yang cepat.
SATU dari tiga orang dewasa
menderita hipertensi. Data dari Asosiasi Jantung Amerika memaparkan
bahwa hanya 61 persen yang menjalani pengobatan dan sekitar dua per tiga
dari mereka yang menjalani pengobatan tidak mengontrol hipertensi
mereka.
Mengapa ada yang tidak melakukan pengobatan? Menurut kardiolog,
ketakutan pasien terhadap komplikasi akibat obat-obat hipertensi
merupakan salah satu pemicunya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa
muncul setelah melakuan pengobatan hipertensi dan cara mengatasinya.
Kelelahan dan pusing
Kelelahan, menurut Dan Jones, MD, dari School of Medicine di the
University of Mississippi, merupakan masalah paling umum saat orang
mulai menggunakan obat-obat hipertensi. Hal ini, terang Jones, umum
terjadi pada orang tua. Jika tekanan darah sudah meningkat untuk
beberapa waktu, pada saat obat digunakan dan tekanan darah kembali
menurun perlahan, maka untuk sementara waktu terjadi pengurangan aliran
darah di beberapa pembuluh darah (termasuk pembuluh darah di otak).
Pembuluh darah yang mengerut memerlukan waktu untuk kembali
rileks."Penurun aliran darah ini bisa menyebabkan kelelahan dan pusing,"
tutur Jones, seperti dikutip situs webmd.com.
Pasien yang merasa kelelahan saat menggunakan obat-obatan, lanjut
Jones, bisa mengontrol gejala tersebut dengan mengonsumsi obat setiap
selang beberapa hari."Jika menghentikan penggunaan, tekanan darah akan
naik dan pasien merasa lebih baik. Tapi jika meneruskan siklus ini,
mereka tidak akan pernah berhenti merasakan kelelahan, yang umumnya akan
menghilang setelah dua hingga enam minggu terapi."
Jakarta, Hipertensi atau tekanan darah tinggi memang
diketahui merupakan suatu kondisi yang diturunkan. Sebanyak 9 dari 10
orang yang menderita hipertensi terbukti karena faktor keturunan.
"Sekitar
90-95 persen atau 9 dari 10 penderita hipertensi karena faktor
keturunan, jadi artinya sudah ada bakat yang diturunkan," ujar Prof DR
Dr Jose Roesma, SpPD-KGH dalam acara The 5th Scientific Meeting on
Hypertension 2011 di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Sabtu (26/2/2011).
Kalori yang Dibakar Saat Berjalan Tergantung Tinggi Badan
Jakarta, Berjalan kaki bisa membantu membakar kalori di
dalam tubuh. Tapi ternyata jumlah kalori yang dibakar dalam aktivitas
berjalan ini tergantung dari tinggi badan yang dimiliki seseorang.
Para
peneliti mengungkapkan ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi
banyaknya kalori yang dibakar saat seseorang berjalan, yaitu jarak yang
ditempuh dan juga mempertimbangkan ukuran tubuh.