ym pingbox


chat with us:

customer service

nani

adi 

kilas berita

 

PDF
Pedometer arrow UW-101 Pedometer 3 axis



View More Images (2)
View More Images (2)

UW-101 Pedometer 3 axis


Price per Unit (piece): Call for Pricing


 

Tidak seperti Pedometer generasi lama, standart /pendulum atau 2D axis harus diletakkan dibagian tertentu seperti leher atau pinggang,juga harus di setting sebelum pemakaian.

Kini A&D UW-101 adalah pedometer generasi terbaru, 3D axis accelerometer, dapat ditaruh dimana saja dengan tetap menghitung langkah anda dengan akurat.

3-axis accelerometer
Slim & compact body
Displays steps, distance, and calories
14-day memory
Clock
Motion indicator to display walking intensity
User friendly
Energy efficient with a power saving mode and long battery life

referensi:

Pedometers (stepometers, step counters) are used to help lose weight or improve fitness. One popular program is to walk 10,000 steps a day. A study titled "A Meta-Analysis of Pedometer-Based Walking Interventions and Weight Loss" (Caroline R. Richardson, MD, Tiffany L. Newton, BS, Jobby J. Abraham, MBBS, Ananda Sen, PhD, Masahito Jimbo, MD, PhD, MPH and Ann M. Swartz, PhD) concludes that "Pedometer-based walking programs result in a modest amount of weight loss. Longer programs lead to more weight loss than shorter programs."

Pedometers can also be used:

  • by runners who want to run a fixed distance, but without being constrained by a sports field track or a fixed trail in a park
  • as a rangefinder for general information (How far to the mall?) or outdoors navigation (with a map and compass)

Usually ordinary Electro-mechanical pedometers still use a mechanical pendulum, though the pendulum is usually smaller and quieter. Electronics are used to count and display the steps. Distance and calories burned (estimated) are calculated from the stride length and weight entered by the user. Many are clamshell designs.

They theoretically can have the same advanced features as accelerometers. However, many are older designs and don't have the necessary electronics.

Advantages

  • small,light,quieter than mechanical pedometers, but they still tick,sensitivity adjustment sometimes provided
  • can display steps, distance and calories burned

Now fully electronic pedometers are sometimes called accelerometers. Instead of a mechanical pendulum counting steps, an electronic device (an accelerometer) is used to measure acceleration. These are usually newer designs and have more features. This is the type used in watches.

The accelerometer provides more information (the magnitude and duration of the acceleration, not just a on/off click from the pendulum) to the electronics. This explains why it don't have a sensitivity setting, yet are as or more accurate than electro-mechanical pedometers that have a sensitivity adjustment.

Advantages

  • small
  • light
  • quiet or noiseless
  • smart electronics are able to filter out false signals (moving when sitting in a chair, standing in a train) by ignoring short bursts of movement
  • no moving parts, theoretically providing longer lifespan
  • Some models have two or three accelerometers (axis or dimensions), allowing them to count accurately in more than one position. They don't need to be kept vertical and can be slipped into a pocket or backpack.
  • Some models automatically zero the counters at midnight, and keep seven days of counter readings. The built-in clock means that a watch is not needed.
  • Some models can upload daily statistics to a PC through a USB cable.
  • Some models can differentiate between light and moderate ("aerobic") exercise, and provide separate counters.
  • Some models can store different stride lengths. For walking, jogging and running (selected manually or automatically).


Osteoporosis kini menjadi masalah serius dan besar di Indonesia. Berdasarkan data Puslitbang Gizi tahun 2006, dua dari lima orang di Indonesia berisiko terkena penyakit tulang keropos ini.

Untuk itu, Anda perlu tahu, sangatlah penting untuk 'menabung' dan memenuhi kebutuhan kalsium harian pada masa pertumbuhannya, yaitu mulai dari masa kehamilan, masa kanak-kanak dan dewasa.

“Pertumbuhan dan perkembangan tulang akan berada pada masa puncak ketika usia menginjak 30 tahun. Setelah itu, massa tulang akan menurun secara alami,” kata Dr. Tanya TM Rotikan, SpKO dari Ilmu Kedokteran Olahraga FKUI/ RSCM, Rabu 29 September 2010.

'Menabung' kalsium untuk tulang sehat hingga usia lanjut bisa dilakukan sejak usia muda dengan bergaya hidup sehat, antara lain, konsumsi nutrisi mengandung kalsium, menghindari kafein dan sodium berlebih, tidak merokok dan minum alkohol, melakukan aktivitas fisik cukup serta cukup mendapatkan paparan sinar matahari terutama di pagi hari.

Namun, bagi Anda yang menyukai oalahraga, latihan yang memberikan beban bisa membantu menstimulasi tulang untuk berkembang, sehingga dapat menjaga kepadatan tulang. Salah satu olahraga yang cocok adalah berjalan kaki. Kegiatan sederhana ini mampu menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko terjatuh, sehingga membantu mencegah adanya risiko patah tulang dan juga osteoporosis.

“Meski begitu, berjalan kaki harus dilakukan dengan aturan benar. Setidaknya, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi agar berjalan kaki bisa berguna sebagai salah satu olahraga yang efektif bagi kesehatan tulang.”

Melangkah sebanyak 10.000 langkah dalam sehari adalah ukuran minimal dan dianggap aktif, jika para wanita khususnya yang lebih rentan mengalami osteoporosis ingin menjaga kondisi tulang. Usahakanlah untuk memperoleh 3000-4000 langkah dalam 30 menit selama berolahraga.

Sisanya, dapat dicapai dengan berbagai aktifitas fisik harian seperti berjalan kaki, menggunakan tangga daripada eskalator atau lift, bermain bersama anak, menyapu, berdansa, dan lainnya. Dengan begitu, total 10.000 langkah atau bahkan lebih bisa dicapai dalam sehari.

 

 










 

Jendela

  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
Interhash 2012

Interhash merupakan event hash (olahraga lintas alam) terbesar dan diadakan secara internasional. Diikuti oleh kurang lebih 5000 orang hasher dari berbagai negara termasuk seluruh hash club di Indonesia dengan peserta yang rata-rata berumur 50 tahun ke atas.

Pada tahun 2012 ini, diadakan event Interhash di kota Yogyakarta dan berpusat di candi Borobudur. Selama hampir satu minggu, para peserta akan berkumpul di basecamp hotel Rich, Jalan Magelang, Yogyakarta dan mengikuti run di candi Borobudur, Prambanan dll.

more information please visit http://www.interhash2012.com


 

Read More

Stres Lebih Berdampak Buruk Bagi Jantung Perempuan

Jakarta, Stres diketahui bisa berdampak bagi kesehatan seseorang termasuk jantung. Tapi efek stres bagi jantung ini berbeda antara laki-laki dan perempuan, karena perempuan berisiko kena masalah jantung akibat stres.

Studi baru menemukan aliran darah di jantung akan meningkat ketika laki-laki mengalami stres mental, tapi kondisi ini tidak terjadi pada perempuan sehingga membuatnya lebih mungkin memiliki masalah jantung ketika menderita gangguan emosi.

Para peneliti dari Penn State College of Medicine mengukur denyut jantung, tekanan darah serta aliran darah di jantung pada 17 orang dewasa sehat yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Pengukuran dilakukan saat istirahat dan ketika melakukan tes aritmatika selama 3 menit.

Sementara itu untuk meningkatkan kadar stres dari para peserta maka peneliti mendesak peserta untuk bergegas dan memberitahu peneliti manakah jawaban yang tepat dan mana yang salah.

Pada saat istirahat, laki-laki dan perempuan hanya menunjukkan sedikit perbedaan dalam denyut jantung, tekanan darah serta aliran darah jantung. Namun saat stres mengerjakan tugas aritmatika, aliran darah ke jantung meningkat pada laki-laki sedang perempuan tidak.

"Ini yang membuat perempuan lebih rentan terhadap masalah jantung saat berada di bawah tekanan dan cenderung memiliki masalah jantung setelah mengalami peristiwa stres, seperti kehilangan pasangan," ujar pemimpin studi Chester Ray, seperti dikutip dari HealthDay, Jumat (27/4/2012).

Ray menuturkan pengurangan stres adalah bagian yang penting bagi siapa saja, terlepas dari jenis kelaminnya. Namun perempuan lebih ditekankan karena stres yang dialami berpotensi menempatkannya pada risiko lebih besar terkena koroner.

Dalam jumlah yang kecil atau sedikit, stres memang bermanfaat bagi tubuh. Tapi jika stres yang terjadi terus menerus atau berlebihan maka bisa menyebabkan beberapa reaksi di dalam tubuh.

 
(ver/ir)

 

Read More

Makan Ikan 3 Kali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Stroke

Cambridge, Bila ingin jauh dari risiko stroke, maka rajin-rajinlah makan ikan. Orang yang makan ikan 2 hingga 3 kali seminggu memiliki risiko stroke yang rendah ketimbang yang jarang atau tidak makan ikan sama sekali.


Hal ini berdasarkan kesimpulan dari analisis 15 studi yang dilakukan pada 400.000 orang usia 30-103 tahun dan diikuti 4 hingga 30 tahun kemudian untuk melihat apakah ada partisipan yang menderita stroke.

 

Read More

Takikardia, Membuat Jantung Berdebar Kencang

Takikardia adalah denyut jantung yang lebih cepat daripada denyut jantung normal. Jantung orang dewasa yang sehat biasanya berdetak 60 sampai 100 kali per menit ketika sedang beristirahat.

Denyut jantung dikendalikan oleh sinyal-sinyal listrik yang dikirim ke seluruh jaringan jantung. Takikardia disebabkan oleh suatu kelainan di dalam jantung sehingga menghasilkan sinyal listrik yang cepat.

Read More

Kenali Tujuh Akibat Pengobatan Hipertensi

SATU dari tiga orang dewasa menderita hipertensi. Data dari Asosiasi Jantung Amerika memaparkan bahwa hanya 61 persen yang menjalani pengobatan dan sekitar dua per tiga dari mereka yang menjalani pengobatan tidak mengontrol hipertensi mereka.

Mengapa ada yang tidak melakukan pengobatan? Menurut kardiolog, ketakutan pasien terhadap komplikasi akibat obat-obat hipertensi merupakan salah satu pemicunya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa muncul setelah melakuan pengobatan hipertensi dan cara mengatasinya.

Kelelahan dan pusing
Kelelahan, menurut Dan Jones, MD, dari School of Medicine di the University of Mississippi, merupakan masalah paling umum saat orang mulai menggunakan obat-obat hipertensi. Hal ini, terang Jones, umum terjadi pada orang tua. Jika tekanan darah sudah meningkat untuk beberapa waktu, pada saat obat digunakan dan tekanan darah kembali menurun perlahan, maka untuk sementara waktu terjadi pengurangan aliran darah di beberapa pembuluh darah (termasuk pembuluh darah di otak). Pembuluh darah yang mengerut memerlukan waktu untuk kembali rileks."Penurun aliran darah ini bisa menyebabkan kelelahan dan pusing," tutur Jones, seperti dikutip situs webmd.com.

Pasien yang merasa kelelahan saat menggunakan obat-obatan, lanjut Jones, bisa mengontrol gejala tersebut dengan mengonsumsi obat setiap selang beberapa hari."Jika menghentikan penggunaan, tekanan darah akan naik dan pasien merasa lebih baik. Tapi jika meneruskan siklus ini, mereka tidak akan pernah berhenti merasakan kelelahan, yang umumnya akan menghilang setelah dua hingga enam minggu terapi."


Read More

Visit Us May 22-26, 2012

Hotel Rich Jogjakarta
May 22-27  2012

Interhash 2012