ym pingbox


kilas berita

 

Nonton Bola yang Aman Buat Penderita Darah Tinggi Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail
Ditulis oleh Merry Wahyuningsih - detikHealth   
Rabu, 30 Juni 2010

Bagi penggemar sepakbola, gelaran Piala Dunia 2010 merupakan kesempatan untuk berpesta, tak terkecuali bagi orang yang menderita tekanan darah tinggi alias hipertensi. Tapi ada beberapa cara agar orang dengan hipertensi dapat menikmati piala dunia dengan aman.

Di sisi lain, kegembiraan dengan datangnya musim Piala Dunia dapat menimbulkan korban dari sisi kesehatan, khususnya di kalangan penggemar sepakbola yang menderita hipertensi. Terkadang, hal ini bisa menyebabkan konsekuensi yang fatal.

Namun, penggemar sepakbola yang menderita hipertensi tak perlu berkecil hati, karena ada beberapa cara aman agar Anda dapat menikmati Piala Dunia tanpa khawatir dengan penyakit hipertensi yang diderita.

Seperti dilansir dari Buzzle, Selasa (8/6/2010), berikut 6 cara aman untuk nikmati Piala Dunia bagi penderita hipertensi:

1. Hindari mengonsumsi minuman yang tetap membuat Anda terjaga


Untuk dapat menikmati siaran langsung Piala Dunia tergantung pada zona waktu suatu negara, di Indonesia bisa jadi tayang pada larut malam. Karena itu, biasanya banyak orang yang mengonsumsi kafein atau minuman stimulan lainnya yang bisa membuat mata tetap terjaga.

Tapi hal ini tidak boleh dilakukan oleh penggemar sepakbola yang menderita hipertensi. Kafein hanya akan memperburuk tekanan darah Anda dan bisa berakibat fatal. Sebaiknya orang yang menderita hipertensi tidur terlebih dahulu sebelum menonton siaran langsung Piala Dunia.

2. Hindari menonton di tempat-tempat umum


Bagi orang yang menderita hipertensi, jangan menonton pertandingan di tempat umum atau tempat ramai, seperti pub dan restoran, yang mana banyak orang berkomentar sembarangan, merokok dan minum alkohol. Komentar yang tidak menyenangkan, asap rokok dan minuman beralkohol dapat memperburuk keadaan tekanan darah orang yang menderita hipertensi.

3. Nikmati Piala Dunia dengan orang-orang terkasih


Bagi penderita hipertensi, cara aman dan terbaik menikmati Piala Dunia adalah dikelilingi orang-orang terkasih. Selain memberi kenyamanan, orang-orang yang mengasihi Anda tentunya akan selalu menjaga dan memperhatikan kondisi Anda, karena mereka yang paling mengetahui kondisi kesehatan Anda.

4. Hindari menonton adu penalti


Untuk penggemar sepakbola yang menderita hipertensi, menonton adu penalti bisa diibaratkan seekor cacing yang tersiram air garam. Sebagian besar insiden fatal jantung yang terjadi saat musim Piala Dunia disebabkan karena pasien menonton adu penalti.

Roberto Baggio dan Diego Maradona, dua legenda sepakbola, diketahui melewati tendangan penalti dengan konsekuensi kesehatan yang sangat buruk bagi penggemarnya di seluruh dunia.

Jadi, apabila salah satu pertandingan Piala Dunia 2010 harus ditentukan dengan adu penalti, maka cara terbaik bagi penderita hipertensi adalah menghindari untuk menontonnya.

5. Hindari perayaan berlebih bila tim unggulan Anda menang

Piala Dunia identik dengan perayaan besar-besaran bila tim sepakbola yang dijagokan bisa menjadi jawara. Tapi untuk penggemar sepakbola yang menderita hipertensi sebaiknya tidak melakukan perayaan seperti itu.

Bila seorang penderita hipertensi menari telanjang di jalan-jalan, melompat-lompat di atas kendaraan, menjerit atau berteriak untuk sebuah perayaan liar kemenangan, maka besar kemungkinan orang tersebut akan merayakan kemenangan yang lain di kamar mayat.

6. Ingat untuk tetap mengatur pola makan dan berkonsultasi dengan dokter

Meriahnya Piala Dunia jangan sampai membuat Anda lupa dengan pola makan sehat dan janji konsultasi dengan dokter. Penderita hipertensi bisa saja menikmati Piala Dunia yang berlangsung 4 tahun sekali ini, asal tetap menerapkan pola hidup sehat.
 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

 

Jendela

  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
Makan Ikan 3 Kali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Stroke

Cambridge, Bila ingin jauh dari risiko stroke, maka rajin-rajinlah makan ikan. Orang yang makan ikan 2 hingga 3 kali seminggu memiliki risiko stroke yang rendah ketimbang yang jarang atau tidak makan ikan sama sekali.


Hal ini berdasarkan kesimpulan dari analisis 15 studi yang dilakukan pada 400.000 orang usia 30-103 tahun dan diikuti 4 hingga 30 tahun kemudian untuk melihat apakah ada partisipan yang menderita stroke.

 

Read More

Takikardia, Membuat Jantung Berdebar Kencang

Takikardia adalah denyut jantung yang lebih cepat daripada denyut jantung normal. Jantung orang dewasa yang sehat biasanya berdetak 60 sampai 100 kali per menit ketika sedang beristirahat.

Denyut jantung dikendalikan oleh sinyal-sinyal listrik yang dikirim ke seluruh jaringan jantung. Takikardia disebabkan oleh suatu kelainan di dalam jantung sehingga menghasilkan sinyal listrik yang cepat.

Read More

Kenali Tujuh Akibat Pengobatan Hipertensi

SATU dari tiga orang dewasa menderita hipertensi. Data dari Asosiasi Jantung Amerika memaparkan bahwa hanya 61 persen yang menjalani pengobatan dan sekitar dua per tiga dari mereka yang menjalani pengobatan tidak mengontrol hipertensi mereka.

Mengapa ada yang tidak melakukan pengobatan? Menurut kardiolog, ketakutan pasien terhadap komplikasi akibat obat-obat hipertensi merupakan salah satu pemicunya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa muncul setelah melakuan pengobatan hipertensi dan cara mengatasinya.

Kelelahan dan pusing
Kelelahan, menurut Dan Jones, MD, dari School of Medicine di the University of Mississippi, merupakan masalah paling umum saat orang mulai menggunakan obat-obat hipertensi. Hal ini, terang Jones, umum terjadi pada orang tua. Jika tekanan darah sudah meningkat untuk beberapa waktu, pada saat obat digunakan dan tekanan darah kembali menurun perlahan, maka untuk sementara waktu terjadi pengurangan aliran darah di beberapa pembuluh darah (termasuk pembuluh darah di otak). Pembuluh darah yang mengerut memerlukan waktu untuk kembali rileks."Penurun aliran darah ini bisa menyebabkan kelelahan dan pusing," tutur Jones, seperti dikutip situs webmd.com.

Pasien yang merasa kelelahan saat menggunakan obat-obatan, lanjut Jones, bisa mengontrol gejala tersebut dengan mengonsumsi obat setiap selang beberapa hari."Jika menghentikan penggunaan, tekanan darah akan naik dan pasien merasa lebih baik. Tapi jika meneruskan siklus ini, mereka tidak akan pernah berhenti merasakan kelelahan, yang umumnya akan menghilang setelah dua hingga enam minggu terapi."


Read More

9 dari 10 Orang Hipertensi Karena Keturunan

Jakarta, Hipertensi atau tekanan darah tinggi memang diketahui merupakan suatu kondisi yang diturunkan. Sebanyak 9 dari 10 orang yang menderita hipertensi terbukti karena faktor keturunan.

"Sekitar 90-95 persen atau 9 dari 10 penderita hipertensi karena faktor keturunan, jadi artinya sudah ada bakat yang diturunkan," ujar Prof DR Dr Jose Roesma, SpPD-KGH dalam acara The 5th Scientific Meeting on Hypertension 2011 di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Sabtu (26/2/2011).

Read More

Kalori yang Dibakar Saat Berjalan Tergantung Tinggi Badan

Jakarta, Berjalan kaki bisa membantu membakar kalori di dalam tubuh. Tapi ternyata jumlah kalori yang dibakar dalam aktivitas berjalan ini tergantung dari tinggi badan yang dimiliki seseorang.

Para peneliti mengungkapkan ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi banyaknya kalori yang dibakar saat seseorang berjalan, yaitu jarak yang ditempuh dan juga mempertimbangkan ukuran tubuh.

Read More

Berita sejenis

Indomedica kemayoran B070 May 5-8 2011

 

Tersedia di Indomedica

Kemayoran booth B070

May 5- 8 2011

pemesanan: 021 98721137

kami hadiri19-22 Okt 2011: