ym pingbox


kilas berita

 

Kenikmatan yang Menyehatkan Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail
Ditulis oleh AN Uyung Pramudiarja - detikHealth   
Senin, 23 Agustus 2010

Jakarta, Di balik sesuatu yang nikmat, biasanya tersimpan risiko yang membahayakan kesehatan. Tidak ada yang salah dengan pendapat ini, namun juga tidak berarti bahwa tidak ada satupun kenikmatan yang menyehatkan.

Seperti dikutip dari CNN, Minggu (22/8/2010), beberapa jenis kenikmatan yang memiliki manfaat menyehatkan antara lain sebagai berikut.

1. Tidur
Selama tidak berlebihan, tidur hampir tidak memiliki dampak merugikan bagi kesehatan. Tidur yang cukup bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat serta menjaga komposisi lemak tubuh.

"Kurang tidur justru meningkatkan risiko darah tinggi, intoleransi glukosa dan pemumpukan lemak di perut. Semuanya itu merupakan faktor risiko penyakit jantung," ungkap seorang dokter dari New York University, Nieca Goldberg, MD.

2. Berlibur
Bukan tanpa alasan jika beberapa orang menyebut hari libur sebagai hari kesehatan-mental. Melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan, baik melancong maupun tinggal di rumah bisa meredakan stres dan menurunkan tekanan darah serta risiko penyakit jantung.

Sebuah penelitian pada tahun 2005 membuktikan, kebahagiaan yang didapat ternyata bukan ditentukan oleh lamanya waktu berlibur. Liburan pendek namun berulang-ulang lebih efektif meredakan stres dibanding satu kali liburan panjang namun jarang-jarang.

3. Berhubungan seks
Bagi yang sudah mempunyai pasangan resmi, hubungan seks secara rutin paling tidak akan membantu meredakan stres. Sebab kegiatan ini merangsang pelepasan endorphin dan oxytocin, hormon yang terkait dengan kebahagiaan.

Manfaat lain dari berhubungan seks terungkap dalam sebuah penelitian tahun 2005. Pasangan yang berhubungan seks 1-2 kali dalam sepekan memiliki kadar imunoglobulin A (Ig-A) lebih tinggi dibandingkan pasangan yang jarang melakukannya. Ig-A merupakan salah satu komponen dalam sistem kekebalan tubuh.

4. Makan cokelat
Cokelat, terutama cokelat hitam terbukti dapat menurunkan tekanan darah sehingga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, mengkonsumsi 40 gram cokelat hitam perhari selama 2 pekan dapat menurunkan hormon stres pada penderita depresi.

5. Hang out
Menjalin hubungan baik dengan sahabat maupun kerabat mempunyai beberapa manfaat bagi kesehatan. Seseorang yang sering bergaul dan berkumpul dengan banyak relasi cenderung jarang terserang flu, memiliki kesehatan otak yang lebih baik serta umur yang lebih panjang.

6. Makan makanan berlemak
Tidak semua lemak itu jahat, beberapa di antaranya justru baik untuk kesehatan. Beberapa pakar justru menganjurkan agar lemak tak jenuh tunggal (mono unsaturated) seperti dalam minyak ikan, advocado dan biji-bijian, diberikan porsi 10 persen dari asupan makanan sehari-hari.

Dan jangan lupa, asam lemak omega-3 yang antara lain terdapat pada ikan tuna dan salmon juga dapat menurunkan tekanan darah. Bukan hanya itu, asam lemak tersebut juga bisa mencegah depresi dan rheumatoid arthritis.

7. Minum kopi tiap pagi
Dalam porsi yang tidak berlebihan, kopi bisa menurunkan risiko alzheimer pada usia paruh baya. Bahkan jenis kopi high-octane atau decafeine bisa meningkatkan sensitivitas insulin sehingga risiko terkena diabetes tipe-2 berkurang 7 persen.

8. Mengunjungi panti pijat
Adanya layanan plus-plus membuat panti pijat sering diasosiasikan negatif. Padahal menurut sebuah peneltiian pada tahun 2008, seseorang yang rutin dipijat 2 kali seminggu cenderung jarang merasakan nyeri, gelisah maupun marah-marah.

9. Berjemur di pagi hari
Sinar matahari merupakan antidepresan alami yang 100 persen gratis. Berjemur juga dapat menekan produksi melatonin atau hormon yang memicu rasa kantuk, sehingga badan selalu bugar sepanjang hari.

Untuk pencegahan kanker dan penyakit jantung, sinar matahari juga punya peran penting. Sebab sinar matahari dibutuhkan untuk sintesis vitamin D, senyawa yang berguna untuk mencegah penyakit tersebut.

10. Segelas anggur (wine) menjelang tidur
Kandungan antioksidan dalam minuman hasil fermentasi ini dapat mencegah pertumbuhan kanker. Manfaat lainnya adalah menjaga kelenturan dinding pembuluh darah dan kadar kolesterol, sehingga bisa mencegah berbagai masalah di jantung.

Kuncinya adalah, anggur tidak untuk dikonsumsi secara berlebihan. Anjurannya adalah porsi sedang yakni tak lebih dari 5 oz (sekitar 150 mL) dalam sehari.
 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

 

Jendela

  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
Makan Ikan 3 Kali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Stroke

Cambridge, Bila ingin jauh dari risiko stroke, maka rajin-rajinlah makan ikan. Orang yang makan ikan 2 hingga 3 kali seminggu memiliki risiko stroke yang rendah ketimbang yang jarang atau tidak makan ikan sama sekali.


Hal ini berdasarkan kesimpulan dari analisis 15 studi yang dilakukan pada 400.000 orang usia 30-103 tahun dan diikuti 4 hingga 30 tahun kemudian untuk melihat apakah ada partisipan yang menderita stroke.

 

Read More

Takikardia, Membuat Jantung Berdebar Kencang

Takikardia adalah denyut jantung yang lebih cepat daripada denyut jantung normal. Jantung orang dewasa yang sehat biasanya berdetak 60 sampai 100 kali per menit ketika sedang beristirahat.

Denyut jantung dikendalikan oleh sinyal-sinyal listrik yang dikirim ke seluruh jaringan jantung. Takikardia disebabkan oleh suatu kelainan di dalam jantung sehingga menghasilkan sinyal listrik yang cepat.

Read More

Kenali Tujuh Akibat Pengobatan Hipertensi

SATU dari tiga orang dewasa menderita hipertensi. Data dari Asosiasi Jantung Amerika memaparkan bahwa hanya 61 persen yang menjalani pengobatan dan sekitar dua per tiga dari mereka yang menjalani pengobatan tidak mengontrol hipertensi mereka.

Mengapa ada yang tidak melakukan pengobatan? Menurut kardiolog, ketakutan pasien terhadap komplikasi akibat obat-obat hipertensi merupakan salah satu pemicunya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa muncul setelah melakuan pengobatan hipertensi dan cara mengatasinya.

Kelelahan dan pusing
Kelelahan, menurut Dan Jones, MD, dari School of Medicine di the University of Mississippi, merupakan masalah paling umum saat orang mulai menggunakan obat-obat hipertensi. Hal ini, terang Jones, umum terjadi pada orang tua. Jika tekanan darah sudah meningkat untuk beberapa waktu, pada saat obat digunakan dan tekanan darah kembali menurun perlahan, maka untuk sementara waktu terjadi pengurangan aliran darah di beberapa pembuluh darah (termasuk pembuluh darah di otak). Pembuluh darah yang mengerut memerlukan waktu untuk kembali rileks."Penurun aliran darah ini bisa menyebabkan kelelahan dan pusing," tutur Jones, seperti dikutip situs webmd.com.

Pasien yang merasa kelelahan saat menggunakan obat-obatan, lanjut Jones, bisa mengontrol gejala tersebut dengan mengonsumsi obat setiap selang beberapa hari."Jika menghentikan penggunaan, tekanan darah akan naik dan pasien merasa lebih baik. Tapi jika meneruskan siklus ini, mereka tidak akan pernah berhenti merasakan kelelahan, yang umumnya akan menghilang setelah dua hingga enam minggu terapi."


Read More

9 dari 10 Orang Hipertensi Karena Keturunan

Jakarta, Hipertensi atau tekanan darah tinggi memang diketahui merupakan suatu kondisi yang diturunkan. Sebanyak 9 dari 10 orang yang menderita hipertensi terbukti karena faktor keturunan.

"Sekitar 90-95 persen atau 9 dari 10 penderita hipertensi karena faktor keturunan, jadi artinya sudah ada bakat yang diturunkan," ujar Prof DR Dr Jose Roesma, SpPD-KGH dalam acara The 5th Scientific Meeting on Hypertension 2011 di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Sabtu (26/2/2011).

Read More

Kalori yang Dibakar Saat Berjalan Tergantung Tinggi Badan

Jakarta, Berjalan kaki bisa membantu membakar kalori di dalam tubuh. Tapi ternyata jumlah kalori yang dibakar dalam aktivitas berjalan ini tergantung dari tinggi badan yang dimiliki seseorang.

Para peneliti mengungkapkan ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi banyaknya kalori yang dibakar saat seseorang berjalan, yaitu jarak yang ditempuh dan juga mempertimbangkan ukuran tubuh.

Read More

Indomedica kemayoran B070 May 5-8 2011

 

Tersedia di Indomedica

Kemayoran booth B070

May 5- 8 2011

pemesanan: 021 98721137

kami hadiri19-22 Okt 2011: